Cara Pemasangan Kabel Fiber Optik
Cara Pemasangan Kabel Fiber Optik
Sebelum kita masuk ke pembahasan cara pemasangan kabel fiber optik, marilah kita simak penjelasan mengenai Fiber Optik!!!
Apa itu Fiber Optik?
Fiber Optik adalah salah satu jenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus (berdiameter 120 mikrometer, lebih kecil dari rambut manusia), yang digunakan sebagai media transmisi.
Kabel ini bisa mentransmisikan sinyal cahaya dari lokasi satu ke lokasi lainnya dengan kecepatan yang optimal. Transmisi bisa dilakukan dengan kecepatan tinggi karena sistem kerjanya menggunakan pembiasan cahaya.
Sedangkan cahaya yang digunakan untuk proses transmisi adalah LED atau laser. Karena memiliki kecepatan yang tinggi, fiber optik banyak digunakan sebagai saluran komunikasi, sehingga pengguna bisa menjangkau orang lain dengan kecepatan yang optimal pula.
Cara Pemasangan
Alat dan Bahan
1. FTTH (drop cable outdor fiber optik)
2. Konektor (fast conector)
3. Stripping plier (tang pengupas kabel fiber)
4. Fiber optic striper
5. Fiber cleaver
6. Optical Power Meter (OPM)
7. Visual Fault Locator
8. Alkohol atau Handsanitizer
9. Media converter
10. Cutter
Langkah Pemasangan
1. Siapkan kabel fiber optik
2. Pisahkan 2 bagian kabel dengan kater, yaitu kawat dan kabel itu sendiri, biasanya kawat terbungkus dengan bentuk bulat dan kabel fiber berbentuk kotak, dengan panjang kira-kira 15cm
3. Setelah itu kupas bagian luar kabel Fiber Optik dengan manggunakan tang pengupas kabel fiber
4. Lalu kupas bagian pelindung dalam Fiber Optik dengan menggunakan Fiber Optik Striper, hati-hati dalam mengupas bagian ini karena serat optik mudah patah
5. Kemudian Potong Serat Optik dengan menggunakan Fiber Cleaver
6. Bersihkan serat optik dengan menggunakan alkohol
7. Buka Konektor (Fast Connector) lalu masukan serat optik dan kunci dengan cara menggeser bagian berwarna kuning ke atas dan dan menekan bagian yang berwarna biru kedalam sampai berbunyi klik
8. Lakukan hal yang sama dengan sisi lain dari kabel
9. Proses pemasasangan selesai, setelah itu kita tes kabel dengan menggunakan Visual Fault Locator dan Optical Power Meter (OPM), untuk menentukan loss (rugi) daya cahaya pada saluran serat optik, Optical Power meter listrik (OPM) adalah alat yang digunakan untuk mengukur kekuatan dalam sinyal optik.


Komentar
Posting Komentar