TEKNOLOGI JARINGAN BERBASIS LUAS (WAN)
Materi Fiber Optic Jaringan untuk Jurusan TKJ

Fiber optic merupakan salah satu media transmisi yang saat ini digunakan sangat banyak oleh pihak ISP.
Anggap saja si Telkom, Indosat, Biznet, dll. Fiber optic digunakan karena banyak manfaatnya, bahkan
sedikit lebih baik dari kabel lainnya untuk saat ini.
Namun, walau dengan banyaknya kelebihan yang dimiliki oleh fiber optic, juga ada sisi kelemahannya
yang harus kita ketahui juga.
Apa Itu Fiber Optic

Pengertian Fiber optic merupakan kabel yang berbahan dasar serat kaca (optic), yang digunakan untuk
menjadi media transimisi jaringan Internet. Ukuran fiber optic itu lumayan besar dari semua
komponennya, namun untuk intinya (core) itu sangat kecil sekali, bahkan nyaris gak keliatan dari jarak
10cm+.
Saat ini fiber optic sangat banyak digunakan, karena kemampuannya membawa bandwidth dengan
ukuran besar tidak dapat diragukan lagi. Dibanding dengan kabel lain, fiber optic ini bisa dikatakan
rajanya kabel transmisi ya untuk saat ini hehe :).
Bagian Bagian dari Kabel Fiber Optic
- Core atau Bagian Inti Kabel Fiber optic, yang berbahan dasar dari serat kaca, nantinya core inilah yang akan melakukan transmisi data ke perangkat jaringan.
- Cladding atau bagian pembungkus core, saya katakan bentuk dan teksturnya sedikit mirip dengan pipet. Dimana sebelum core di sambungkan/plesing maka perlu dikupas terlebih dahulu bagian ini.
- Outer jacket atau kabel hitam yang membungkus bagian-bagian lain dari fiber optic ini, yang bergungsi untuk melindungi fiber optic.
Warna Warna Kabel Fiber Optic
Untuk saat ini fiber optic memiliki 12 warna yang umum digunakan untuk jaringan, diantara warna
tersebut adalah:
- Biru
- Orange
- Hijau
- Coklat
- Abu-abu
- Putih
- Merah
- Hitam
- Kuning
- Ungu
- Pink
- Tosca
Dari ke dua belas warna core fiber optic tidak ada bedanya dalam fungsinya, hanya saja digunakan untuk
membedakan penggunaanya saja. Misalnya untuk jaringan fttx di lokasi 1 pakai core biru, di lokasi b pakai
core orange. Biar gak bingung aja, tapi fungsinya tetep sama kok :).
Untuk lebih mudah menghafalnya, kita ingat saja huruf depannya, BOHCAPMEHIKUPTO
Kelebihan dari Fiber Optic
- Memiliki daya transmisi data yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis kabel lainnya.
- Jarak transmisi kabel sangat jauh bisa berkilo-kolo meter, beda dengan UTP hanya maksimal 100m.
- Fiber optic tidak mengandung aliran listrik, jadi sedikit lebih aman dari kesetrum.
Kekurangan fiber optic
- Biaya instalasi dari kabel Fiber optic lebih mahal dibandingkan dengan kabel lainnya.
- Pemasangan kabel fiber optic harus dengan kehati-hatian.
Alat-alat yang digunakan untuk fiber optic
Fusion Splicer
Alat ini berfungsi untuk menyambungkan ujung core dari fiber optic, dimana penggunaan alat ini untuk
keperluan instalasi dan troubelshot.
Stripper
Alat ini berbentuk seperti gunting, tapi lebih besar, yang memiliki fungsi untuk mengupas bagian
pelindung dari core fiber optic.
Cleaver
Setelah fiber optic dikupas, maka perlulah kita gunakan Cleaver ini untuk membuat potongan core fiber
rapi, agar saat di sambung tidak gagal.
Optical Power Meter
Alat ini berfungsi untuk mengetes sinyal dari kabel fiber optic yang telah di pasang.
Optical Time Domain Reflectometer (OTDR)
Penggunaan alat ini sangat beragam, salah satunya adalah untuk mengecek pada meter ke berapa kabel
terjadi rusak atau putus. Jadi alat ini untuk mengecek kondisi kabel yang rusak dengan memancarkan
laser.
SUMBER :
https://www.rasmakom.com/2019/11/materi-fiber-optic.html
Komentar
Posting Komentar